Fungsi, Pondasi, Komponen dan Jenis Jembatan Timbang

Jembatan Timbang
Jembatan Timbang
KONSULTASI JEMBATAN TIMBANG

Jembatan timbang adalah komponen yang penting di dalam pembangunan pabrik atau gudang maupun kawasan industri. Melalui truck scale ini kalian bisa mengetahui jumlah berat dari muatan mobil ketika penerimaan ataupun saat pengiriman barang.

Secara umum, truck scale ini memiliki beberapa fungsi utama seperti fungsi untuk pemantauan, fungsi untuk pengawasan dan fungsi untuk penindakan. Nah, untuk mengetahui lebih detil mengenai apa itu truck sale, fungsi serta jenis-jenisnya, baca pembahasan di bawah ini.

Pengertian Jembatan Timbang

Jembatan timbang merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk mengidentifikasi berat suatu kendaraan dan dilengkapi dengan sensor load cell.

Untuk Anda yang masih awam, load cell sendiri merupakan sebuah alat yang dapat mengkonversi suatu energi menjadi energi lain, seperti gaya menjadi sinyal listrik. Penggunaan load cell ini merupakan salah satu elemen yang sangat penting dari sebuah timbangan.

Untuk kapasitas berat maksimum yang diperbolehkan biasanya tergantung dari ukuran jembatan. Semakin besar ukurannya, maka semakin besar juga kapasitas yang diberikan. Selain itu, model truck scale juga ada yang tetap (tidak dapat dipindah) dan portable yang dapat dibongkar pasang atau relokasi dengan mudah.

Penggunaan jembatan timbang portable diperuntukkan untuk sektor industri yang lokasinya cenderung berpindah-pindah atau tidak tetap. Pemasangannya pun cukup mudah, Anda hanya perlu untuk meletakkannya di lantai beton dan tidak perlu konstruksi pondasi.

Ketika kendaraan telah berada di atas platform, maka alat dan program di timbangan tadi secara otomatis melakukan pengukuran dan menampilkan berat kendaraan pada peralatan komputer yang sudah disediakan pada pos operator pada truck scale.

Banyak kegunaan truck scale pada berbagai sektor seperti sektor industri yang mana kalian akan menemukannya dengan istilah timbangan industri, pabrik manufaktur, transportasi dan logistik, pertanian dan perkebunan, dan sektor lainnya.

Fungsi Jembatan Timbang

Dasar hukum yang melandasinya adalah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 134 Tahun 2015 mengenai Penyelenggaraan Penimbangan Kendaraan Bermotor di Jalan.

Fungsi Pemantauan

Ini dilakukan guna melihat gelagat ataupun trend lalu-lintas dari angkutan barang serta kelebihan muatan. Tentunya jenis kendaraan yang semakin berkembang pesat, membuat jembatan yang telah lama tidak bisa lagi memantau lalu lintas dari angkutan barang dikarenakan truck scale lama mempunyai kapasitas rendah serta timbangan yang pendek.

Fungsi Pengawasan

Lalu-lintas dari angkutan barang perlu untuk diawasi tonase-nya serta jenis barangnya, ini supaya Pemerintah bisa mengawasi permintaan serta penawaran barang tadi.

Fungsi Penindakan

Masing-masing jalur ataupun ruas jalan memiliki kelas jalan, itu artinya kemampuan dari daya dukung jalan berdasarkan pada Keputusan menteri. Supaya jalan terhindar dari kerusakan maka diperlukan penindakan berdasarkan pada berat tonase yang diizinkan berikut pada toleransinya.

Kendaraan bermotor tidak diperbolehkan melebihi muatan dan kendaraan yang melebihi muatan bisa ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Jenis – Jenis Jembatan Timbang

Jembatan Konvensional

Jembatan ini terdiri dari satu platform guna menimbang seluruh kendaraan dan juga muatannya, jadi diperlukan platform sepanjang 10 meter jadi keseluruhan dari as roda truk rigid bisa berada di dalam platform.

Sedangkan untuk gandengan serta tempelan umumnya ditimbang terlebih dahulu oleh truk penarik lalu dilakukan penimbangan pada kereta gandengan ataupun kereta tempelannya.

Jembatan Sumbu

Merupakan jenis timbangan yang berguna menimbang muatan sumbu yang mana masing-masing sumbu akan ditimbang satu persatu lalu untuk mengetahui berat secara keseluruhan dari truk perlu dilakukan penjumlahan.

Jembatan Portable

Sesuai dengan namanya jika timbangan ini dapat dipindah-pindahkan, bisa berupa timbangan masing-masing roda maupun keseluruhan kendaraan sekaligus.

Jembatan Modern

Sekarang ini konfigurasi kendaraan serta arus lalu-lintas yang tinggi membutuhkan jembatan timbang modern. Jembatan ini harus bisa secara otomatis melakukan penimbangan kendaraan yang lewat, yakni timbangan elektronik digital terkomputerisasi.

Terkomputerisasi yang dimaksud adalah kendaraan secara otomatis ditimbang pada keseluruhan serta batas-batas pada toleransi pelanggaran yang diperbolehkan.

Misalkan, secara bertahap pelanggaran bisa dikurangi dimulai pada toleransi kelebihan muatan sebanyak 70%, lalu 50%, lalu 30%, dan seterusnya. Hal itu bisa direalisasikan dengan program komputer dengan cara bertahap.

Fasilitas Jembatan Timbang

Berbagi fasilitas dari truck scale ini umumnya bisa terdiri dari berbagai macam hal seperti berikut ini:

  • Komplek jembatan timbang dan diberikan pagar keliling
  • Jalur keluar dan masuk kendaraan yang nantinya akan ditimbang
  • Platform jembatan
  • Bangunan operasionalnya terdiri dari beberapa ruang seperti: ruang operator timbangan, ruang kepala, ruang administrasi, ruang rapat, ruang istirahat petugas, gudang untuk genset ataupun peralatan, dan kamar mandi/WC.
  • Untuk truck scale yang lokasinya jauh dari kota, akan dilengkapi dengan mess petugas. Bahkan ada fasilitas seperti tempat ibadah dan juga olahraga (pimpong / badminton).
  • Selanjutnya guna memenuhi penegakkan hukum, tentunya di dalam komplek truck scale tadi disediakan gudang ataupun pelataran penumpukan yang berguna untuk menyimpan barang kelebihan muatan dan perlu ditindak.

Proses Penimbangan Secara Konvensional

Untuk proses penimbangan kendaraan yang dilakukan secara konvensional maka berikut adalah langkah-langkahnya.

  • Kendaraan masuk dalam kawasan jembatan timbang lewat jalur masuk.
  • Kendaraan berhenti pada atas platform untuk nantinya ditimbang.
  • Petugas timbang akan mengaktifkan timbangan dan akan dilihat berat kendaraan.
  • Petugas akan memasukkan data berupa JBB/JBKB kendaraan lalu komputer akan melakukan perhitungan secara otomatis.
  • Selama proses penimbangan ditemukan bahwa ada kelebihan muatan maka kenek ataupun sopir diharuskan membayar denda sesuai kelebihan muatannya.
  • Akan tetapi jika kelebihan muatannya tergolong terlalu besar maka sesuai peraturan kendaraan tadi masuk dalam jalur gudang atau pelataran penyimpanan untuk muatan lebih serta kendaraan memasuki jalur timbangan untuk dilakukan penimbangan sekali lagi. Setelah ditimbang masih kelebihan muatan maka akan dimasukkan ke dalam palataran penumpukan barang.
  • Jika sudah OK, maka kendaraan tadi bisa keluar melewati jalur keluar.

Proses Penimbangan Secara Modern

Untuk jembatan timbang modern memiliki dua deteksi penimbangan dan informasi lebih lengkapnya berikut ini.

Penimbangan Awal

Kendaraan akan masuk pada alat deteksi awal yang mana secara otomatis kendaraan yang memiliki kelebihan muatan berlebihan sekali bisa terdeteksi yang mana tidak masuk dalam toleransi untuk nantinya perlu masuk ke dalam jalur pembongkaran guna membongkar kelebihan muatan dan masuk lagi ke proses deteksi awal.

Penimbangan Kendaraan

Kendaraan yang telah OK maka masuk dalam jalur penimbangan serta berhenti pada platform untuk ditimbang. Jika masih ditemukan kelebihan muatan yang masih masuk di dalam toleransi maka kenek/supir hanya perlu membayar retribusi atau denda. Namun kendaraan yang tidak bisa keluar setelah melakukan pembayaran retribusi.

Itulah hal-hal yang perlu kalian ketahui mengenai truck scale mulai dari pengertian, fungsi, jenis, fasilitas, dan proses penimbangan secara konvensional maupun modern. Intinya alat ini akan sangat membantu untuk mendeteksi apakah truk kelebihan muatan atau tidak.

Truk yang membawa muatan sesuai dengan ketetapan tentu akan membuat jalan yang dilewati tidak cepat rusak dan juga bisa menjaga keselamatan pengemudi dan pengendara lain selama perjalanan. Mengingat truk yang kelebihan muatan akan beresiko mengalami kecelakaan.

Melihat hal itu, jika kalian membutuhkan jembatan timbang sebaiknya beli pada perusahaan yang memang menyediakan timbangan berkualitas seperti Elbitech. Perusahaan yang sudah ada sejak tahun 2016 ini menyediakan banyak timbangan untuk berbagai keperluan.

Tidak hanya menyediakan truck scale namun terus berinovasi guna mengembangkan produk yang ditawarkan menjadi lebih bervariasi seperti timbangan Pelabuhan, timbangan komersial, bahkan untuk kalian yang bergerak di sektor pertanian juga bisa membeli jembatan pertanian disini.

Pondasi Jembatan Timbang

Sama halnya seperti pondasi untuk sebuah rumah, pondasi jembatan timbang merupakan elemen yang sangat penting­ untuk menunjang kualitas dari jembatan timbang kedepannya. Pondasi yang kuat akan menentukan masa pemakaian dari timbangan.

Selain itu pondasi timbangan ini menjadi bagian paling mendasar dari suatu timbangan sehingga apabila ada terjadi kesalahan yang minor akan sangat berpengaruh pada hasil penimbangan dan hal lainnya yang tidak diinginkan.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kemiringan tempat dan kondisi tanah sebelum memulai konstruksi, sehingga tidak akan menimbulkan masalah kedepannya. Penting untuk diketahui bahwa, dalam membangun pondasi yang kuat perlu mempertimbangkan adanya saluran air yang cukup agar tidak terjadi penumpukan air dan kotoran dapat mempengaruhi fungsi timbangan.

Komponen Jembatan Timbang

Komponen utama yang mendukung desain pondasi jembatan timbang yang baik adalah berikut ini.

Indikator Timbangan

Indikator merupakan sebuah alat yang digunakan untuk mengidentifikasi atau membaca berat suatu kendaraan yang ditimbang. Alat ini menjadi komponen utama agar timbangan berfungsi dengan baik.

Load Cell

Komponen utama selanjutnya adalah sensor load cell ini memiliki fungsi yang akan mengonversikan berat menjadi suatu data yang akan muncul didisplay dengan aliran listrik. Letaknya di antara pondasi dan konstruksi dari jembatan timbang.

Komponen jembatan timbang yang satu ini tergolong paling penting karena memiliki kegunaan mengubah daya berat untuk nantinya menjadi sinyal digital untuk nantinya diperlihatkan sebagai nilai dari hasil timbangan.

Dikarenakan peranannya yang tergolong sangat penting maka sensor beban ini harus di dalam kondisi yang optimal. Sebaiknya gunakan sensor beban yang mempunyai indeks proteksi IP68 yang artinya anti debu, anti minyak, anti air, dan sebagainya.

Sensor beban ini juga dilengkapi dengan berbagai perlindungan pada lonjakan tegangan listrik serta kapasitas overload. Sistem grounding untuk perlindungan terhadap petir juga perlu disertakan pada masing-masing sensor beban. Baca info selengkapnya mengenai load cell.

Selain itu, load cell memiliki kapasitas maksimum yang bervariasi, mulai dari 20 hingga 30 ton dan terbuat dari material stainless steel dan alloy.

Pondasi

Pondasi jembatan timbang adalah komponen yang tergolong sangat penting terutama untuk dilakukan penimbangan truk berjenis permanen yang akan dipakai pada suatu lokasi pada jangka waktu yang lama.

Sedangkan untuk jenis portable, hanya memerlukan landasan permukaan tanah yang rata saja. adapun langkah-langkah untuk konstruksi pondasi sebagai berikut ini.

  • Tahap penggalian
  • Bor strauss dan juga rangka duduk
  • Penggalian serta peletakan sloof
  • Rangka tanjakan serta bibir siku
  • Dudukan serta ikatan sloof
  • Plat dudukan sensor beban
  • Plat stopper 4 sudut
  • Cor dudukan sloof serta as strauss
  • Cor tanjakan keluar, masuk, dan sayap panduan
  • Selesai
  • Platform

Platform

Platform merupakan komponen yang ukurannya paling besar di dalam jembatan timbang. Komponen ini harus kuat, rigid, dan juga tahan lama. tidak hanya itu saja platform ini harus bisa bertahan pada segala macam kondisi cuaca. Struktur dari platform ini umumnya terbagi atas 4 kategori sebagai berikut ini.

  • Main beam
  • Cross beam
  • Support beam
  • Ship plate
  • Stopper

Untuk pemasangan komponen jembatan timbang ini dilakukan pada 4 pojok sisi dari timbangan truk. Komponen ini memiliki fungsi menstabilkan platform serta melindungi sensor beban ketika dilakukan penimbangan. Stopper memakai komponen gimper plat dan baut stopper.

Pembuatan platform untuk jembatan timbang ini memiliki desain konstruksi yang berbeda dengan jembatan pada umumnya. Platform memiliki fungsi sebagai tempat atau area untuk proses penimbangan.

Desainnya dibuat khusus menggunakan sebuah plat dan besi dengan ukuran yang bervariasi tergantung dari jenis kendaraan yang ingin ditimbang.

Besi yang digunakan merupakan besi baja WF (wide flange) dengan ukuran 200/250/500/600. Besi WF terkenal memiliki kekuatan tinggi sehingga cocok untuk digunakan dalam menahan beban berat.

Junction Box

Junction box / kotak panel listrik adalah komponen yang dipergunakan sebagai terminal untuk koneksi listrik. Terminal listrik ini akan ditutup memakai tutup besi baja berbahan stainless steel dan konstruksinya mengutamakan keamanan dan juga anti ledakan.

Terminal listrik ini dihubungkan juga dengan sistem grounding anti petir. Kabelnya juga ditutupi memakai pipa galvanis jadi aman dari lingkungan luar.

Pondasi Beton

Penggunaan beton untuk pondasi jembatan timbang sangatlah penting untuk sektor industri yang menggunakan jembatan timbang secara permanen. Sedangkan untuk jenis portable, maka cukup menggunakan permukaan tanah yang rata.

Panel Listrik

Pemasangan panel listrik atau dikenal dengan istilah junction box, adalah salah satu komponen yang digunakan untuk menghubungkan kabel listrik yang dipakai pada pondasi jembatan timbang.

Penting untuk memastikan keamanan pemasangan panel listrik dari kondisi lingkungan luar seperti ledakan dan petir, dengan menutupnya menggunakan tutup besi baja penggunaan pipa galvanis untuk menutup kumpulan kabel.  

Software dan Printer

Setelah melewati proses penimbangan, hasil penimbangan kendaraan ini akan dikonversikan menjadi sebuah data oleh load cell dan akan ditampilkan pada display timbangan. Selain muncul di display alat, data ini juga akan tersimpan ke dalam computer dan dapat diolah kembali sesuai dengan kebutuhan.

Pos Operator Timbangan

Setiap dilakukan pemasangan, jika diperlukan akan dibangun pula konstruksi pos operator timbangan. Ukuran dari pos ini relatif kecil yaitu tinggi 2,5 meter dan ukurannya 2mx2,5m. pos timbangan nantinya dilengkapi dengan:

  • AC
  • Jendela 2 arah
  • MCB
  • Kaca kasir
  • Jaringan listrik
  • Lampu penerangan
  • Pintu kaca
  • Indikator dan komputer

Hasil dari penimbangan kendaraan nantinya dikonversi ke dalam sintak elektronik oleh sensor beban yang kemudian dikirimkan  ke dalam indikator guna menampilkan nilai hasil dari penimbangan tadi.

Nilai hasil penimbangan akan dimasukkan menjadi sebuah data ke dalam komputer yang sudah dilengkapi dengan software atau program khusus. Data tersebut bisa diolah kembali sesuai dengan kebutuhan.

Jembatan timbang perlu ditera serta dikalibrasi secara rutin guna memastikan timbangan truk tadi bisa berfungsi dengan benar dan menghasilkan hasil penimbangan secara akurat. Sebagai buktinya nanti balai metrologi Indonesia memberikan sertifikat metrology serta sticker bukti tera pada indikator.

Jadi itulah beberapa komponen jembatan timbang utama serta tambahan di dalamnya. Masing-masing komponen tadi saling terhubung satu sama lain sehingga bisa melakukan fungsinya dengan maksimal.

Jenis Pondasi atau Struktur

Pondasi di Bawah Permukaan Tanah

Penggunaan pondasi jembatan timbang yang diletakkan di dalam tanah ini biasa ditujukan untuk beberapa perusahaan yang tidak memiliki tempat yang luas.

Selain itu penerapan pondasi di bawah tanah ini dapat memberikan beberapa kelebihan seperti meminimalisir resiko korosi atau karat pada plat timbangan yang disebabkan oleh genangan air. Kelebihan lainnya adalah bagi perusahaan dengan luas area yang tidak terlalu besar, ini akan memaksimalkan pergerakan kendaraan yang keluar masuk perusahaan.

Dimana ada kelebihan, disitu pasti ada kelemahan. Salah satu kelemahan dari pondasi bawah tanah ini adalah proses konstruksi akan lebih lama dan membutuhkan saluran air khusus sehingga biaya yang akan dikeluarkan menjadi cukup besar.

Pondasi diatas Permukaan Tanah

Berbeda dengan pondasi bawah tanah, jenis pondasi di atas tanah ini memiliki kelebihan proses pemasangan yang mudah, dan biaya konstruksi yang jauh lebih murah. Selain itu, model pondasi ini low maintenance dan tidak membutuhkan saluran air khusus. Tetapi, kelemahannya adalah membutuhkan area yang cukup luas.

Berikut informasi yang bisa kami rangkum untuk Anda agar lebih mengenal tentang pondasi serta jenis dan kegunaannya. Apabila Anda memiliki beberapa pertanyaan dan membutuhkan solusi terkait pembelian jembatan timbang, dapat mengunjungi website CV Elbi Technology atau menghubungi nomor kontak yang tercantum.

Kegunaan Jembatan Timbang

Sebelum membahas mengenai komponen maka kalian perlu mengetahui mengenai kegunaannya. Jembatan timbang dipakai secara luas untuk berbagai sektor serta mempunyai fungsi dan kegunaannya tersendiri.

Akan tetapi yang paling umum akan dilakukan pengukuran adalah muatan dari truk tadi. Umumnya jenis muatan adalah jenis produk yang sulit dilakukan perhitungan satu persatu, jadi diperlukan perhitungan dengan cara masal.

Caranya yaitu terlebih dahulu melakukan pengukuran berat truk tanpa adanya muatan, lalu melakukan pengukuran berat truk yang sudah berisikan muatan, dan menghitung selisih diantara keduanya dan nilai selisih tadi adalah nilai berat muatan.

Model Jembatan Timbang

Model yang beragam beberapa diantaranya seperti model fit les (tanjakan), lalu model in fit (sumuran), dan juga model semi fitles. Untuk ukurannya beraneka macam sesuai pada kebutuhan serta tentunya menyesuaikan pada kapasitasnya.

Ukuran paling kecil sampai ukuran paling besar yaitu 3mx6m, 3mx9m, dan yang paling besar yaitu 3mx18m. untuk konstruksinya yaitu tersedia berbagai pilihan seperti konstruksi besi dan juga konstruksi beton bahkan ada yang memakai konstruksi semi H beam.

Berbicara mengenai jembatan timbang maka salah satu tempat yang pas untuk membelinya adalah CV Elbi Technology atau Elbitech. Elbitech terkenal sebagai perusahaan yang mengembangkan serta menghadirkan produk penimbangan digital yang berkualitas tinggi dan bisa diterapkan secara luas pada sektor rumah, komersial, dan industri.

Jadi apapun jenis timbangan yang menjadi kebutuhan entah itu permanent truck scale, portable track scale, timbangan duduk, timbangan logistik, timbangan analitik, timbangan logistik, dan berbagai jenis lainnya bisa didapatkan dengan mudah di Elbitech.

Prosedur Kalibrasi Jembatan Timbang

Persyaratan Peraturan

Jembatan timbang tunduk pada peraturan ketat di banyak yurisdiksi, dan kalibrasi penting untuk memastikan kepatuhan. Beberapa peraturan yang mengatur tentang kalibrasi dan tera-tera ulang jembatan timbang:

  • UU No. 2 Tahun 1981, tentang Metrologi Legal.
  • UU No. 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen.
  • UU No. 32 Tahun 2004, tentang Pemerintahan Daerah.
  • UU No. 33 Tahun 2004, tentang Undang-undang (UU) tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah.
  • PP No. 2 Tahun 1985, tentang Peraturan Pemerintah (PP) tentang Wajib dan Pembebasan Untuk Ditera dan/atau Ditera Ulang Serta Syarat-Syarat Bagi Alat-Alat Ukur, Takar, Timbang, dan Perlengkapannya.
  • PP No. 25 Tahun 2000, tentang Kewenangan Pemerintah Dan Kewenangan Propinsi Sebagai Daerah Otonom
  • Kepmen Perindag No. 251/MPP/Kep/6/1999, tentang Perubahan Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 61/MPP/Kep/2/1998 tentang Penyelenggaraan Kemetrologian.
  • Kepmen Perindag No.731/MPP/Kep/10/2002, tentang Pengelolaan Kemetrologian Dan Pengelolaan Laboratorium Kemetrologian.
  • Permendag No. 50/M-DAG/PER/10/2009, Tentang Unit Kerja dan Unit Pelaksana Teknis Metrologi Legal.

Akurasi dan Reputasi

Kalibrasi juga penting untuk memastikan keakuratan pembacaan jembatan timbang. Bahkan kesalahan kecil pun dapat menyebabkan kerugian yang signifikan bagi bisnis yang mengandalkannya untuk tujuan penagihan atau kontrol stok.

Pembacaan yang tidak akurat juga dapat merusak reputasi operator jembatan timbang, yang menyebabkan hilangnya bisnis.

Seberapa Sering Jembatan Timbang Harus Dikalibrasi?

Faktor Pertimbangan

Faktor yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan seberapa sering mengkalibrasi. Yang pertama adalah persyaratan peraturan. Tergantung pada industri dan lokasi Anda, mungkin terdapat peraturan yang menentukan seberapa sering kalibrasi harus dilakukan.

Misalnya, di Amerika Serikat, National Institute of Standards and Technology (NIST) mewajibkan kalibrasi setidaknya sekali setahun untuk timbangan Kelas III yang digunakan dalam perdagangan.

Faktor lain yang perlu dipertimbangkan adalah akurasi. Jembatan timbang umumnya sangat akurat, tetapi seiring waktu, ketidakakuratan kecil dapat bertambah. Jika Anda perlu mempertahankan tingkat akurasi yang tinggi untuk operasi Anda, Anda mungkin ingin mempertimbangkan kalibrasi lebih sering.

Terakhir, reputasi adalah faktor lain yang perlu dipertimbangkan. Jika Anda mengoperasikan jembatan timbang yang melayani publik, penting untuk mempertahankan reputasi yang baik.

Bagian dari itu adalah memastikan bahwa jembatan timbang Anda selalu dikalibrasi secara akurat. Jika Anda tidak yakin seberapa sering harus mengkalibrasi, sebaiknya berhati-hatilah dan lakukan kalibrasi lebih sering daripada lebih sedikit.

Bagaimana Jembatan Timbang Dikalibrasi?

Proses kalibrasi ulang diawali dengan pendaftaran pemilik timbangan truk untuk mendapatkan sertifikat tera. Kemudian, pemilik timbangan truk melakukan proses kalibrasi ulang yang kemudian dilakukan pengujian ulang oleh pihak yang berwenang.

Pengujian dapat dilakukan di kantor atau lokasi yang ditentukan oleh Badan Metrologi Indonesia, atau dilakukan di tempat timbangan truk, terutama jika timbangan truk terlalu besar, berat, atau tidak dapat dipindahkan seperti jembatan timbang permanen.

Proses kalibrasi umumnya melibatkan langkah-langkah berikut:

  1. Jembatan timbang dibawa ke lokasi yang diinginkan dan diratakan. Ini memastikan bahwa pembacaan akan akurat.
  2. Berat yang diketahui diletakkan di atas jembatan timbang dan bacaannya dicatat. Ini memungkinkan penyesuaian apa pun dilakukan untuk memastikan akurasi.
  3. Jembatan timbang dikalibrasi menggunakan timbangan dan ukuran bersertifikat. Ini memastikan bahwa pembacaan seakurat mungkin.
  4. Proses kalibrasi diulang seperlunya untuk menjaga akurasi.

Memilih Penyedia Jasa

Dalam memilih penyedia jasa kalibrasi jembatan timbang, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. Pertama dan terpenting, Anda ingin memastikan bahwa perusahaan tersebut terakreditasi dan bersertifikat. Ini akan memastikan bahwa mereka memiliki keahlian dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengkalibrasi dengan benar.

Selain itu, Anda ingin memastikan bahwa perusahaan menawarkan layanan kalibrasi yang komprehensif. Ini harus mencakup semuanya, mulai dari inspeksi dan pengujian di tempat hingga dukungan pasca kalibrasi. Semakin komprehensif layanannya, semakin baik.

Untuk memenuhi kebutuhan CV. Elbi Technology merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggaraan kalibrasi dan tera ulang jembatan timbang yang sudah beroperasi sejak tahun 2016 dan teknisi yang sudah berpengalaman sejak tahun 2008 dan dipercaya oleh banyak perusahaan di Indonesia. Mengenai biaya kalibrasi jembatan timbang tergantung dari setiap komponen yang akan dilakukan kalibrasi. Untuk konsultasi secara GRATIS Anda bisa menghubungi kami disini.

Spesifikasi Jembatan Timbang Elbitech

Jembatan Timbang Elbitech

Jembatan timbang Elbitech dikenal dengan konstruksi yang kuat dan garansi penuh.

  • Tersedia ukuran 3 x 6m s/d 3 x 18m
  • Kapasitas hingga 100 ton
  • Kuat dan tahan lama meski digunakan bertahun-tahun
  • Desain konstruksi Pit (rata tanah) atau Pitless (di atas tanah)
  • Dapat menggunakan steel deck atau concrete deck
  • Loadcell aman dari goncangan dan tumbukan samping
  • Menggunakan indikator timbangan FS-8000 atau BX1
  • Koneksi RS-232 untuk integrasi dengan PC, printer atau External Display
  • Garansi konstruksi 3 tahun dan garansi elektronik 1 tahun berikut suku cadang
  • Didukung oleh suku cadang lengkap dan teknisi berpengalaman

Opsi Tambahan:

  • Software Weighbrige Calista
  • Ticket printer Epson TM-U220D
  • Barcode label printer Argox OS-2130D
  • Printer Epson LX-300+
  • External Display
Platform Size (m x m)Capacity LoadLoad Qty
3 x 60 ~ 50t4
3 x 7.50 ~ 50t4
3 x 90 ~ 100t6
3 x 120 ~ 100t6
3 x 160 ~ 100t6/8
3 x 180 ~ 100t6/8

Leave a Comment